Institut As-Syifa kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua dosennya berhasil lolos sebagai peserta Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 by ParagonCorp, sebuah program pengembangan kapasitas dosen yang diikuti oleh ribuan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dua dosen tersebut adalah Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut As-Syifa, Dr. Apri Wardana Ritonga, M.Pd., dan Staf LPPM, Abdul Rohman, M.Ag. Keduanya berhasil terpilih setelah melalui proses seleksi yang ketat dari lebih dari 6.000 dosen yang mendaftarkan diri pada ILP 2026.

Rangkaian program diawali dengan Onboarding Session yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Dalam sambutannya, Prof. I Ketut Adnyana menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi. Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan di perguruan tinggi harus mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Ilmu di perguruan tinggi harus benar-benar nyata, berdampak pada kehidupan masyarakat, serta relevan dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi bangsa. Pengajaran perlu diperkaya dengan riset dan inovasi, riset harus relevan dengan kebutuhan bangsa, dan pengabdian kepada masyarakat harus berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

Selama mengikuti ILP 2026, para peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan menjalani serangkaian program pengembangan kompetensi yang terstruktur, meliputi Teaching Excellence, Project-Based Community Impact, serta Academic Writing & Publication Readiness. Program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas dosen dalam bidang pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah.

Kepala LPPM Institut As-Syifa, Dr. Apri Wardana Ritonga, M.Pd., menyambut positif kesempatan mengikuti program tersebut. Menurutnya, ILP merupakan wadah yang sangat strategis untuk meningkatkan kompetensi dosen sekaligus memperluas jejaring kolaborasi akademik di tingkat nasional.

“Program ini sangat baik dan memberikan banyak manfaat bagi peningkatan kompetensi dosen Institut As-Syifa, baik dalam bidang pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Selain mendapatkan materi dari para narasumber yang kompeten, kami juga berkesempatan membangun kolaborasi dengan dosen-dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki pengalaman serta latar belakang keilmuan yang beragam. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Institut As-Syifa,” ungkapnya.

Keikutsertaan dua dosen Institut As-Syifa dalam Inspiring Lecturer Program 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen institusi dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan budaya akademik, serta pengembangan jejaring nasional. Diharapkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama program dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Institut As-Syifa.

Loading

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight − eight =